Video Klip Cahaya Nusantara dari Suoerman Is Dead

Superman Is Dead Rilis “Cahaya Nusantara”, Tembang Harapan untuk Indonesia

RedaksiSeputar BaliHiburan02/02/2025216 Views

Bali, Nikiberitabali.com – Superman Is Dead (SID) baru saja merilis video musik untuk lagu “Cahaya Nusantara”, sebuah tembang harapan bagi bangsa Indonesia. Lagu ini sebelumnya telah diperkenalkan dalam bentuk video lirik di kanal YouTube SID.

Lagu ini merupakan hasil karya JRX, sang drummer SID, yang kali ini kembali menampilkan perpaduan vokalnya dengan sang istri, Madam Vlaminora atau dikenal sebagai Nora Alexandra.

Menurut JRX, melodi lagu ini sudah diciptakan sejak 2017-2018. Namun, ia baru menemukan tema lirik yang tepat pada tahun 2020, ketika pandemi melanda dunia. Dengan menggali informasi dari berbagai sumber, JRX dan Nora menyusun lirik yang relevan dengan situasi global.

“Cahaya Nusantara adalah tembang harapan untuk bangsa Indonesia, agar lebih cerdik dan tidak mudah tunduk dalam melawan tekanan politik internasional,” ujar JRX.

Pemilihan Nora Alexandra sebagai rekan duet bukan tanpa alasan. Menurut JRX, suara Nora memiliki karakter kuat dan elegan, yang dirasa cocok untuk lagu ini. Awalnya, Bobby Kool, vokalis utama SID, yang direncanakan berduet dengan Nora. Namun, karena kesulitan menemukan nada dasar yang selaras, Bobby akhirnya menyerahkan urusan vokal utama kepada JRX, sementara ia mengisi vokal latar.

JRX tidak menampik jika “Cahaya Nusantara” disebut memiliki nuansa yang mirip dengan “Sunset di Tanah Anarki” (2013). Kedua lagu ini sama-sama menyuarakan perlawanan terhadap kekuatan besar yang dianggap superior.

“Superman yang maha kuat dan superior saja bisa mati. Pesan moralnya adalah bahwa tidak semua yang kuat, berkuasa, atau menguasai narasi publik itu tidak bisa dilawan. Bisa kok, tapi tentu ada konsekuensinya,” jelas JRX.

Dalam penggarapan lagu ini, SID melibatkan beberapa musisi tambahan. Eka tetap di posisi bass, sementara Iwan Andrean mengisi melodi, gitar akustik, dan gitar ritem. Agralessdipercaya untuk bermain drum, menggantikan posisi JRX yang kali ini lebih fokus pada vokal.

Untuk produksi video musiknya, SID mempercayakan proyek ini kepada Pandarel, tim kreatif yang dipimpin oleh Kadek Dwi Murjiana. Dengan dominasi warna merah yang mencolok, video ini menyiratkan keberanian dalam menyuarakan kebenaran.

Kadek Dwi Murjiana mengaku bahwa “Cahaya Nusantara” menjadi tantangan terbesar dalam kariernya sebagai videografer. Ia membutuhkan keberanian penuh untuk menggarap konsep yang diinginkan JRX.

“Saya tahu Pandarel dari teman yang pernah dibuatkan video klip oleh mereka. Saya tonton hasilnya, ternyata bagus, terutama dalam aspek lighting dan tone warna. Akhirnya, saya kontak mereka untuk proyek ini,” ujar JRX.

Dengan pesan yang kuat dan visual yang berani, “Cahaya Nusantara” tidak hanya menjadi lagu, tetapi juga simbol perlawanan dan harapan bagi Indonesia. (jk)

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Loading Next Post...