Wakil Bupati Tabanan (kiri) I Made Dirga secara simbolis melepas pengiriman perdana Telur Ayam Bahagia ke jaringan hotel Marriott Group, Rabu (6/8/2025), di Desa Perean, Kecamatan Baturiti.

Pemkab Tabanan Antar Telur Lokal Tembus Pasar Dunia

RedaksiSeputar BaliEkBis07/08/202574 Views

TABANAN, Nikiberitabali.com – Siapa sangka, telur ayam lokal dari Tabanan kini bisa tembus ke dapur hotel internasional sekelas Marriott Group? Ya, berkat dukungan penuh dari Pemkab Tabanan, khususnya melalui Perumda Dharma Santhika, para peternak lokal akhirnya bisa unjuk gigi di pasar global lewat industri pariwisata premium.

Telur yang dikirim ini bukan telur biasa. Disebut Telur Ayam Bahagia, telur ini dihasilkan dari ayam yang dipelihara tanpa kurungan sempit. Ayam-ayamnya hidup bebas, sehat, dan tentunya lebih bahagia. Konsep cage-free ini nggak cuma ramah lingkungan, tapi juga jadi simbol pertanian berkelanjutan.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung di peternakan milik I Nyoman Merta di Desa Perean, Kecamatan Baturiti, Rabu (6/8). Hadir dalam acara itu Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, yang sekaligus melepas pengiriman perdana telur ke jaringan hotel Marriott.

“Ini bukti nyata kalau pertanian dan peternakan lokal bisa naik kelas. Kita bangun rantai pasok lokal yang nyambung ke industri pariwisata,” kata Wabup Dirga.

Kerja sama ini digagas oleh Perumda Dharma Santhika, dan ditandatangani langsung oleh Dirutnya, Kompiang Gede Pasek Wedha bersama perwakilan Marriott Group, Sander Looijen.

Saat ini, baru tiga peternak yang terlibat, dengan total suplai sekitar 3.000 butir per hari. Tapi targetnya nggak main-main: hingga 15.000–20.000 butir per hari! Dinas Pertanian juga ikut turun tangan membina peternak agar makin banyak yang bisa gabung ke jaringan pasok ini.

Salah satu yang sudah merasakan manfaatnya adalah I Nyoman Merta. Dari 1.500 ekor ayam yang ia pelihara, tingkat produktivitasnya mencapai 80 persen. Harga jual telur pun ikut naik.

“Sekarang harga per butirnya Rp2.000. Lumayan banget dibanding sebelumnya. Sangat membantu ekonomi keluarga kami,” ujarnya.

Wabup Dirga juga menyebut, selain telur, Tabanan punya banyak potensi lain yang bisa dikembangkan. Mulai dari daging ayam, babi, sayur-mayur, hingga buah seperti manggis, durian, dan alpukat.

“Anak muda harus lihat ini sebagai peluang. Bertani itu keren, apalagi kalau hasilnya bisa go internasional,” katanya.

Langkah ini diharapkan jadi model kemitraan yang saling menguntungkan: petani untung, pemerintah hadir, pariwisata dapat produk berkualitas. Dan yang paling penting, Tabanan makin dikenal sebagai pusat pertanian dan peternakan berdaya saing tinggi di Bali. (jk)

Loading Next Post...