Ni Made Gita Kusuma Yanti (foto : dok ist)

Dari Tajen ke Negeri Kanguru: Gita Lolos AIYEP 2025

RedaksiSeputar BaliPendidikan09/10/2025199 Views

TABANAN, Nikiberitabali.com — Prestasi membanggakan kembali lahir dari generasi muda Tabanan. Ni Made Gita Kusuma Yanti, gadis asal Desa Tajen, Kecamatan Penebel, berhasil lolos sebagai salah satu delegasi Indonesia dalam Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) 2025. Ia akan terbang ke Negeri Kanguru untuk mengikuti program magang, pertukaran budaya, dan proyek sosial kolaboratif.

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi Gita. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu mendukung anak muda Tabanan untuk berani bermimpi besar dan berkiprah di kancah internasional. “Gita adalah contoh nyata bahwa generasi muda Tabanan punya potensi luar biasa. Dengan dukungan dan kesempatan yang tepat, mereka mampu mengharumkan nama daerah bahkan negara,” ujarnya.

AIYEP merupakan program kerja sama antara pemerintah Australia dan Indonesia yang sudah berjalan sejak 1982. Program ini mempererat hubungan kedua negara melalui pertukaran budaya dan pengalaman lintas negara, dengan melibatkan pemuda untuk tinggal dan belajar di negara mitra selama beberapa bulan.

Lolos Seleksi Ketat

Perjalanan Gita menuju AIYEP tidak mudah. Ia harus melewati seleksi provinsi yang berlangsung 16–18 Mei 2025 dan diikuti puluhan peserta dari seluruh Bali. Setelah itu, ia kembali bersaing di tingkat nasional pada 11 Juni 2025. Dari ratusan peserta, Gita berhasil terpilih sebagai salah satu dari 21 delegasi Indonesia yang akan dikirim ke Australia.

“Saat seleksi provinsi ada sekitar 40 peserta. Syukurnya, saya bisa melewati semua tahapan seleksi yang cukup ketat,” ujar Gita saat dikonfirmasi, Kamis (9/10).

Gita bukan sosok baru dalam dunia prestasi. Ia pernah meraih Juara 1 National Speech Competition 2022 dan aktif di BASAbali Wiki, sebuah platform pemberdayaan perempuan dan pemuda.

Pengalaman Langka dan Inspiratif

Selama lima minggu di Australia, para delegasi AIYEP 2025 akan tinggal di Melbourne dan Sydney. Mereka akan mengikuti kegiatan magang, kolaborasi proyek sosial, dan pertukaran budaya.

“Sebagai perempuan Bali dari desa, di usia 23 tahun bisa mewakili Indonesia ke luar negeri adalah impian saya sejak dulu. Saya ingin pengalaman ini jadi batu loncatan untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan dan pemuda daerah,” ucapnya penuh semangat.

 

Generasi Muda Tabanan Berprestasi

Selain Gita, satu lagi pemuda Tabanan, Dewa Made Bali Sugiharta, juga berhasil lolos program pertukaran pemuda ke Jepang tahun ini. Kedua prestasi tersebut menunjukkan bahwa Tabanan terus melahirkan generasi muda yang inspiratif dan berdaya saing global. (jk)

Loading Next Post...