Anggota Komite III DPD RI, IB Rai Dharmawijaya Mantra (kedua kanan), meninjau dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Pemecutan, Denpasar, Selasa (8/10/2025).

Rai Mantra Tinjau MBG Denpasar, Soroti SDM dan Keamanan Pangan

RedaksiSeputar Bali08/10/202559 Views

DENPASAR, Nikiberitabali.com — Anggota Komite III DPD RI, IB Rai Dharmawijaya Mantra, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak, tapi juga memberdayakan masyarakat lokal. Hal ini disampaikan saat meninjau Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Pemecutan, Selasa (8/10/2025).

“MBG bukan hanya soal gizi anak, tapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat,” ujar Rai Mantra.

Ia mengapresiasi pengelolaan dapur SPPG Pemecutan yang dinilai sudah mendekati standar Badan Gizi Nasional (BGN), baik dari segi kebersihan, sanitasi, maupun pelibatan tenaga lokal.

Selain SPPG Pemecutan, Rai Mantra juga mengunjungi SPPG Sidakarya dan SLB Negeri 2 Denpasar. Dalam dialog, orang tua siswa menyampaikan bahwa MBG membuat anak lebih semangat sekolah. Rai Mantra menilai hal ini penting untuk menekan angka putus sekolah.

“Ketika anak-anak tertarik datang ke sekolah, itu jadi ukuran keberhasilan pendidikan,” katanya.

Kepala Balai Besar POM Denpasar, Dra. I Gusti Ayu Adhi Arypatni, Apt, mengusulkan setiap SPPG menyediakan tester makanan kecil untuk uji bau, rasa, dan warna sebelum dibagikan ke siswa. Ini langkah pencegahan kontaminasi selama distribusi.

Rai Mantra juga menyoroti kekurangan tenaga kerja dan tingginya turnover di SPPG. Ia mendorong pemenuhan hak tenaga kerja serta pelibatan sekolah vokasi untuk mendukung SDM yang terampil.

“Sekolah vokasi bisa ikut mendukung tenaga dengan keahlian yang dibutuhkan, bukan hanya untuk hotel, tapi juga catering,” ujarnya.

Pengawasan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kasus gangguan keamanan pangan tidak terjadi di Bali. Rai Mantra mengapresiasi Satgas Daerah yang dinilai sudah berfungsi baik.

Program MBG di Denpasar diharapkan terus berjalan dengan memperhatikan standar kebersihan, keamanan pangan, dan inovasi menu agar menarik bagi anak-anak serta mengurangi food waste. (jk)

Loading Next Post...