Meditasi Berujung Tragedi: Longsor di Klungkung Renggut 4 Nyawa

RedaksiPeristiwaSeputar Bali20/01/2025174 Views

Semarapura, Nikiberitabali.com – Hujan deras yang mengguyur Klungkung, Minggu (19/01/2025) malam, membawa duka mendalam. Ritual meditasi yang seharusnya penuh ketenangan di Dusun Cempaka, Desa Pikat, berubah menjadi bencana. Longsor dahsyat terjadi di bawah Bukit Mucung, merenggut nyawa empat orang dan melukai tiga lainnya.

Kejadian memilukan ini berlangsung sekitar pukul 19.30 WITA. Delapan orang tengah fokus dalam ritual meditadi di lokasi yang mirip pasraman. Namun, tiba-tiba tanah dan batu besar dari atas bukit meluncur tanpa ampun, langsung menimbun empat peserta meditasi.

Empat nyawa melayang dalam peristiwa ini: I Wayan Nata (Desa Pesinggahan), I Nengah Mertayasa (Desa Pesinggahan), I Wayan Mudiana (Desa Pesinggahan) dan I Ketut Surata(Desa Pikat).

Sedangkan korban luka meliputi I Ketut Mumbul dan I Gede Aswin (Desa Sading, Badung) mengalami luka ringan. I Gusti Made Ariasa (Desa Beringkit) dan I Wayan Kicen (Desa Pesinggahan) mengalami luka berat. Satu orang lainnya berhasil selamat dan meminta pertolongan warga sekitar.

Tim BPBD dan polisi langsung bergerak cepat ke lokasi begitu laporan masuk. Proses evakuasi berlangsung dramatis, berlomba dengan waktu dan kondisi medan yang berbahaya. Hingga berita ini ditulis, masih ada satu korban yang belum ditemukan, dan pencarian akan dilanjutkan Senin pagi.

Pj. Bupati Klungkung, Nyoman Jendrika, bersama calon wakil bupati terpilih, Tjokorda Gede Surya, turut hadir memantau langsung proses evakuasi. “Kami turut berduka cita mendalam atas kejadian ini. Kami pastikan semua korban tertangani dengan baik,” ungkap Nyoman Jendrika.

Bendesa Pikat, Komang Puja Sudarsana, menjelaskan bahwa lokasi ini memang rutin dipakai untuk meditasi setiap Minggu. Namun, para peserta kebanyakan datang dari luar Desa Pikat. Kini, warga mulai mempertanyakan keamanan aktivitas tersebut, mengingat lokasi di bawah bukit yang rawan longsor.

Bencana ini menyisakan luka mendalam bagi banyak pihak. Ritual yang bertujuan mencari kedamaian justru berakhir dalam duka. Harapan besar muncul agar kejadian seperti ini tak terulang lagi, dengan perhatian lebih pada keamanan lokasi-lokasi ritual. (jk)

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Loading Next Post...