Peserta mengikuti start Mamaka Fun Run Vol. 3 di Pantai Kuta, Bali, Minggu (18/10/2026), dengan kategori 5K dan 10K sekaligus mendukung perluasan edukasi kesehatan mental melalui pelatihan MHAT.

Mamaka Fun Run 2026 Galang Dukungan untuk Edukasi Kesehatan Mental

RedaksiKesehatan, Olahraga, Seputar Bali18/10/202640 Views

BADUNG, Nikiberitabali.com – Mamaka Hotels & Resorts kembali menggelar Mamaka Fun Run Vol. 3 di Pantai Kuta, Bali, Minggu (18/10/2026). Mengusung kategori lari 5K dan 10K, kegiatan ini tidak hanya mengajak masyarakat hidup aktif, tetapi juga menggalang dukungan untuk memperluas edukasi kesehatan mental melalui program Mental Health Awareness Training (MHAT).

Berbeda dari dua edisi sebelumnya yang mendukung pendidikan melalui Bali Children Foundation (BCF), tahun ini Mamaka bermitra dengan organisasi nirlaba Shuffle & Strides. Dana yang terkumpul dari kegiatan lari tersebut akan digunakan untuk membuka lebih banyak kesempatan pelatihan MHAT secara gratis bagi masyarakat di Bali dan Indonesia.

General Manager Mamaka Hotels & Resorts, Joel Bartlett, mengatakan pemilihan isu kesehatan mental merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat. “Mamaka adalah tentang gerak, koneksi, dan kesejahteraan. Kami percaya kesejahteraan harus mencakup tubuh dan pikiran,” ujarnya.

Melalui pelatihan MHAT selama dua hari, peserta dibekali pengetahuan untuk mengenali tanda-tanda masalah kesehatan mental, berkomunikasi dengan orang yang sedang mengalami kesulitan, memberikan dukungan awal, serta memahami kapan seseorang perlu mendapatkan bantuan profesional. Program ini dirancang untuk masyarakat umum, bukan untuk menggantikan peran tenaga profesional kesehatan mental.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi depresi di Indonesia tercatat sebesar 1,4 persen, dengan angka tertinggi pada kelompok usia 15–24 tahun, yakni 2 persen. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya meningkatkan kesadaran dan memperluas akses edukasi kesehatan mental agar masyarakat mampu mengenali persoalan sejak dini.

Mamaka Fun Run sendiri berkembang dari kegiatan amal 5K pada 2024 menjadi ajang yang lebih besar. Pada edisi kedua tahun 2025, lebih dari 700 pelari mengikuti kegiatan yang mencakup kategori 5K dan 10K, sekaligus mempertemukan berbagai komunitas lari di Bali. Tahun ini, energi kebersamaan tersebut diarahkan untuk mendukung penyebaran pengetahuan kesehatan mental.

“Kami tidak ingin dampak Mamaka Fun Run berhenti ketika orang-orang melewati garis finis. Kami ingin masyarakat pulang dengan pemahaman yang lebih baik tentang cara memperhatikan seseorang yang mungkin sedang tidak baik-baik saja,” kata Joel. Melalui Mamaka Fun Run Vol. 3, Mamaka berharap olahraga dan kebersamaan dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas edukasi kesehatan mental serta membangun komunitas yang lebih peduli. (nw)

Loading Next Post...