
DENPASAR, Nikiberitabali.com — Lewat kreativitas dan semangat kolaborasi, mahasiswa International Hotel Management School (IHMS) berhasil menyulap botol plastik menjadi tempat sampah inovatif dalam proyek CSR bertajuk “Trashformasi IHMS”. Acara ini digelar di Auditorium IHMS lantai 3 dan diinisiasi penuh oleh mahasiswa angkatan Januari 2025.
Proyek ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya daur ulang dan bagaimana sampah plastik bisa diubah menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan.
Acara dimulai dengan registrasi peserta dan pengumpulan botol plastik dari mahasiswa IHMS. Setelah itu, panitia memberikan sambutan dan memaparkan visi “Trashformasi IHMS” sebelum sesi workshop bersama komunitas Daur Tera dimulai. Dalam sesi ini, peserta diajarkan cara mengolah limbah plastik menjadi tempat sampah fungsional yang ramah lingkungan.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis produk daur ulang dan sertifikat penghargaan kepada mitra dan perwakilan kampus sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan mereka.
“Proyek ‘Trashformasi IHMS’ ini adalah bukti nyata komitmen kami terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan komunitas,” ujar Anggi, Ketua Proyek CSR sekaligus mahasiswa IHMS intake Januari 2025. “Kami berharap inisiatif ini bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk melihat sampah bukan sebagai masalah, tapi sebagai peluang untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat.”
Dengan proyek ini, IHMS ingin menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya soal teori, tetapi aksi nyata yang bisa dilakukan siapa saja, termasuk mahasiswa. (r)