Dialog Dini Hari

Dialog Dini Hari Tutup Tur di Canggu dengan Konser dan Dokumenter Eksklusif

RedaksiHiburanSeputar Bali18/06/2025138 Views

DENPASAR, Nikiberitabali.com – Setelah menjelajahi lima kota di pulau Jawa dengan pertunjukan yang menyentuh hati, band indie-folk asal Bali Dialog Dini Hari akan menutup rangkaian tur bertajuk “Suara yang Bertumbuh” di kampung halaman mereka sendiri. Bertempat di Black Sand Brewery, Canggu, pada 22 Juni 2025, malam penutupan ini menjanjikan lebih dari sekadar konser: sebuah selebrasi pulang kampung, perayaan musik, serta peluncuran perdana film dokumenter.

Dari Jawa Kembali ke Akar: Sebuah Tur yang Bermakna

Dimulai pada 12 Juni 2025, tur “Suara yang Bertumbuh” menyusuri Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Gresik dalam waktu enam hari. Tiap kota menawarkan pengalaman yang unik: dari hangatnya publik Bandung, magisnya malam di Yogyakarta, hingga kejutan penuh semangat di Solo.

Dadang Pranoto, vokalis dan gitaris utama, menyebutnya sebagai “perjalanan spiritual”—bukan hanya bagi band, tetapi juga untuk para penonton yang menjadi bagian dari pertumbuhan kolektif ini.

“Setiap kota memberi kami pelajaran, energi, dan cerita yang tidak akan kami lupakan.” – Dadang Pranoto

Di Jakarta, konser pembuka di Berkala Coffee bahkan menyita perhatian komedian Soleh Solihun, yang membagikan pengalamannya secara jenaka di media sosial. Dengan penampilan selama hampir dua jam, lagu-lagu seperti Tentang Rumahku, Pagi, hingga karya terbaru dari album Renjana, mengalun dan menggema bersama suara penonton yang turut bernyanyi.

Kolaborasi, Komunitas, dan Kekuatan Lokal

Salah satu kekuatan utama dari tur ini adalah pendekatan kolaboratif. Di setiap kota, Dialog Dini Hari menggandeng komunitas lokal untuk menghadirkan pertunjukan yang kontekstual dan bermakna:

Jakarta & Gresik bersama Melaya

Bandung bersama Rumah Kultur dan The Produksi

Yogyakarta bersama Blackhole dan Hook Space

Solo bersama City of Laboratory

Kolaborasi ini menjadikan konser bukan sekadar tontonan, tetapi pengalaman kolektif yang penuh makna.

Tur ini juga mendapat dukungan penuh dari Black Sand Brewery, yang bukan hanya menjadi sponsor utama, tetapi juga mitra perjalanan. Komitmen mereka terhadap musik dan komunitas terlihat jelas dalam setiap detail perjalanan tur.

“Ini bukan hanya tentang hiburan, tapi tentang merayakan kehidupan.” – Mian, Black Sand Brewery

Menuju Penutupan: Malam Spesial di Canggu

Tanggal 22 Juni 2025 menjadi puncak sekaligus penutup tur ini. Dialog Dini Hari akan menampilkan seluruh spektrum musikal mereka dalam set penuh yang intim dan emosional di Black Sand Brewery.

Sebagai tambahan istimewa, malam tersebut juga akan menjadi pemutaran perdana film dokumenter “Snakes & Surfbreaks”, karya sineas asal Australia @luka.r_films. Film ini menceritakan ekspedisi tiga bulan ke wilayah terpencil Indonesia dalam pencarian ular kobra, serta merefleksikan relasi antara manusia dan alam. Lagu “Hiduplah Hari Ini” dari Dialog Dini Hari menjadi salah satu soundtrack utama dalam film ini, menambah kedalaman dan emosi cerita. (r)

Loading Next Post...