
Badung, Nikiberitabali.com – Perbekel Desa Selat, I Made Semawan, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan bahasa Bali. Saat membuka Bulan Bahasa Bali VII di Desa Selat, Minggu (02/02/2025), ia mengajak masyarakat, terutama anak muda, untuk lebih aktif menggunakan bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa Bali agar tidak tergerus oleh zaman,” ujar Semawan.
Bulan Bahasa Bali 2025 bertujuan untuk melestarikan serta memperkuat penggunaan bahasa, aksara, dan sastra Bali di berbagai aspek kehidupan. Dengan tema “Jagat Kerthi – Jagra Hita Samasta”, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk lebih memahami dan mengaplikasikan bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, pendidikan, maupun pekerjaan.
Camat Abiansemal, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos, juga menyambut baik pelaksanaan kegiatan di Desa Selat. Menurutnya, acara ini menjadi momen strategis untuk membangkitkan kebanggaan masyarakat terhadap bahasa daerah.
Sementara itu, Pj. Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya, mengajak masyarakat Bali untuk tidak hanya menggunakan bahasa Bali selama perayaan ini, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan hanya berbicara bahasa Bali saat Bulan Bahasa saja. Gunakan dalam keluarga, sekolah, dan pekerjaan agar semakin lestari,” tegas Mahendra Jaya.
Berbagai kegiatan turut digelar, termasuk seminar aksara Bali digital, lomba sastra, pameran Dharmakriya, serta penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama. Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Prof. I Gede Arya Sugiartha, menambahkan bahwa aksara Bali kini telah diakui dalam dunia digital sebagai Nama Domain Tingkat Dua, menjadikannya aksara pertama di Nusantara yang masuk dalam alamat website.
Dengan berbagai inovasi, Bulan Bahasa Bali 2025 diharapkan semakin membumikan bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai warisan leluhur yang harus dijaga. (aa)