I Putu Eka Budiarta, mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Warmadewa, peraih Gold Award dalam ajang Asia Young Designer Award (AYDA) 2024/2025.

Mahasiswa Arsitektur Unwar Raih Gold Award AYDA 2024/2025 dan Siap ke Harvard

RedaksiSeputar BaliPendidikan27/01/2025253 Views

Denpasar, Nikiberitabali.com I Putu Eka Budiarta, mahasiswa Program Studi Arsitektur Universitas Warmadewa (Unwar), mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Eka berhasil meraih Gold Award dalam ajang bergengsi Asia Young Designer Award (AYDA) 2024/2025. Kemenangan ini mengantarkannya sebagai wakil Indonesia untuk bersaing di tingkat Asia bersama 16 finalis lainnya dari berbagai negara.

Tak hanya membawa nama harum kampusnya, Eka juga membuka peluang besar di dunia internasional. Jika berhasil menjadi juara Asia, ia berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa beasiswa ke Harvard University, impian banyak insan akademis di seluruh dunia.

Proyek yang membawa Eka menuju puncak kemenangan bertajuk “Improving the Welfare of the Population While Preserving the Environment.” Dengan fokus pada keseimbangan antara pembangunan modern dan pelestarian lingkungan, karya ini berhasil memikat hati para juri yang terdiri dari para ahli arsitektur terkemuka di Asia.

“Proyek saya ini bukan hanya tentang desain yang estetis, tapi bagaimana arsitektur bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ungkap Eka.

Selain meraih Gold Award, Eka juga mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 20 juta dan kesempatan emas untuk magang di salah satu kantor arsitektur nasional ternama. Kesempatan ini akan menjadi langkah awal untuk mengasah kemampuannya lebih jauh di dunia profesional.

Asia Young Designer Award (AYDA) adalah platform yang mempertemukan talenta muda berbakat di bidang desain arsitektur dan interior dari berbagai negara. Tahun ini, kompetisi bertema “Converge: Pushing the Reset Button” diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh Asia, menjadikannya salah satu penghargaan paling bergengsi di bidang desain.

Dengan membawa nama Indonesia, Eka kini mempersiapkan diri untuk berkompetisi di tingkat Asia. Harapan besar dipikulnya, terutama untuk meraih beasiswa ke Harvard University, yang akan menjadi batu loncatan luar biasa bagi kariernya di masa depan.

“Saya ingin membuktikan bahwa anak muda Indonesia bisa bersaing di tingkat global. Ini bukan sekadar tentang kemenangan, tapi bagaimana kita bisa membawa perubahan positif melalui desain,” kata Eka penuh semangat.

Kisah Eka menjadi bukti nyata bahwa mimpi besar bisa diwujudkan dengan kerja keras dan dedikasi. Keberhasilannya tidak hanya membanggakan Universitas Warmadewa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dan memberikan dampak positif bagi dunia.

Jangan lewatkan perjalanan Eka selanjutnya dalam membawa nama Indonesia di kancah internasional! (jk)

Loading Next Post...