Chef Aman Lakhiani, pemilik sekaligus chef eksekutif Lamuri Restoran.

Chef Aman Lakhiani Buka Lamuri di Sanur, Padukan Kuliner Sumatera dan India Selatan

RedaksiKuliner, Seputar Bali23/10/202628 Views

DENPASAR, Nikiberitabali.com – Mengangkat hubungan sejarah kuliner Sumatera dan India Selatan, Chef Aman Lakhiani menghadirkan Lamuri Restoran di Sanur, Denpasar. Restoran terbarunya ini menawarkan beragam hidangan berbumbu khas dari kedua wilayah, mulai dari Kare Kambing, Ayam Bakar Padang, hingga Chicken 65. Berlokasi di sebelah Tamba by Junsei, Jalan Danau Tamblingan, Lamuri menjadi langkah baru Chef Aman dalam memperkenalkan kekayaan kuliner melalui perpaduan tradisi.

Sebagai pemilik sekaligus chef eksekutif, Aman memilih nama Lamuri yang terinspirasi dari kerajaan dan pelabuhan perdagangan kuno di pesisir utara Sumatera. Kawasan ini memiliki kaitan dengan jalur perdagangan yang menghubungkan Nusantara dan India. “Lamuri itu adalah area yang paling ujung Sumatera, di depannya Aceh. Itu dulu gerbang India pertama masuk Indonesia,” ujar Chef Aman saat ditemui menjelang grand opening Lamuri, Kamis (22/10/2026).

Menurut Aman, Lamuri bukan sekadar restoran yang menggabungkan dua jenis masakan. Ia ingin memperkenalkan hubungan kuliner Sumatera dan India Selatan melalui hidangan yang tetap mempertahankan cita rasa aslinya. “Junsei mengajarkan saya disiplin dan presisi,” katanya, menjelaskan bahwa Lamuri menjadi bagian dari perjalanan dan perkembangan dirinya sebagai seorang chef.

Sejumlah menu yang ditawarkan antara lain Kare Kambing, Ayam Bakar Padang, Chicken 65, Mutton Kola Urundai, Gulai Jengkol, dan Prawn Biryani. Ada pula Corn & Cabbage Thoran serta Chai Panna Cotta sebagai hidangan penutup. Bahan-bahan segar dari Bali dipadukan dengan rempah khas Sumatera dan India Selatan untuk menghadirkan karakter rasa dari kedua wilayah.

Lamuri juga menyasar masyarakat lokal yang ingin mencoba masakan India Selatan. Aman menilai, restoran India di Indonesia umumnya lebih banyak menawarkan masakan India Utara, seperti naan dan butter chicken. “Kita lebih berfokus untuk orang lokal datang, supaya orang lokal bisa coba masakan India yang tidak terbiasa,” jelasnya. Ia ingin memperkenalkan masakan India Selatan yang menggunakan santan, dosa, nasi, dan daun kari.

Lamuri Restoran beroperasi setiap Selasa hingga Minggu, pukul 11.30–22.00 WITA, dan tutup setiap Senin, dengan kapasitas hingga 80 orang. Selain makanan, restoran ini menyediakan minuman seperti teh masala, lassi, serta soda jeruk nipis dengan biji selasih. Melalui Lamuri, Chef Aman berharap pengunjung dapat menikmati hidangan sekaligus mengenal hubungan sejarah dan budaya Sumatera dengan India Selatan melalui kuliner. (Nw)

Loading Next Post...