Seorang surfer melaju di dalam barrel saat sesi pemanasan resmi Rip Curl Cup Padang Padang 2026 di Pantai Padang Padang, Bali. Kondisi ombak yang mencapai 4–6 kaki memberikan kesempatan para surfer undangan untuk menjajal lineup sebelum Main Event digelar.

Westen Hirst hingga Bruce Irons Panaskan Rip Curl Cup Padang Padang

RedaksiOlahragaSeputar Bali14/08/202631 Views

BADUNG, Nikiberitabali.com – Sesi pemanasan resmi Rip Curl Cup Padang Padang 2026 berlangsung seru di Pantai Padang Padang, Bali, Rabu (12/8/2026). Para surfer undangan, baik dari Indonesia maupun mancanegara, memanfaatkan kondisi ombak yang mencapai 4–6 kaki dalam Official Event Warm-Up Session. Sejumlah nama besar seperti Taj Burrow, James Kusitino, Tosh Tudor, Craig Anderson, Hughie Vaughan, Mason Ho, Lukas Skinner dan Ocean Lancaster turut masuk dalam daftar surfer pria internasional.

Swell yang datang ternyata belum cukup besar dan konsisten untuk menggelar Main Eventyang membutuhkan sedikitnya enam jam kondisi ombak layak. Karena swell tidak bertahan hingga pasang tinggi, Padang Padang hanya memberikan sekitar tiga jam kondisi terbaik. Para surfer Indonesia seperti Westen Hirst, Ketut Agus, I Made Pajar Ariyana, Tommy Sobry, Dylan Wilcoxen, Made Adi Putra, Rajo Saputra dan Varun Tandjung pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menguji kondisi lineup.

Para surfer wanita turun lebih dahulu dan langsung mempertontonkan aksi tube ridingselama sesi pemanasan. Dari jajaran internasional terdapat Ruby Berry, Vaihitimahana Iso, Sky Brown dan Lucy Darragh, sementara Indonesia diwakili Jasmine Studer, Kya Heuer, Taina Izquierdo dan Paris Nalendra. Lucy Darragh yang baru berusia 16 tahun menjadi salah satu yang paling menonjol, bersama Vaihitimahana Iso yang memperlihatkan kemampuan tube riding khas Hawaii di reef break Padang Padang.

Kya Heuer, yang lahir dan besar di Mentawai, juga tampil berani sebagai satu-satunya regular-footer di antara surfer wanita dalam sesi tersebut. Ia berulang kali masuk ke barrel dengan pendekatan backhand yang penuh komitmen. Penampilannya sekaligus memunculkan peluang bagi Kya untuk menjadi regular-footer pertama yang memenangkan kategori wanita Rip Curl Cup Padang Padang.

Di kategori pria, juara bertahan Westen Hirst tampil tajam dan kembali memperlihatkan kualitas yang membawanya menjadi juara tahun lalu. Bruce Irons juga mencuri perhatian dengan line surfing yang mengingatkan pada aksinya saat meraih skor 10 poin di Padang Padang pada 2016. Sementara Made Adi Putra memanfaatkan pengetahuan lokalnya, sedangkan Ocean Lancaster, Rajo Saputra dan Varun Tandjung menunjukkan kualitas generasi baru surfer yang layak diperhitungkan.

“Sayangnya, swell datang lebih dari arah Selatan dan ukurannya lebih kecil dari yang diprediksi. Jadi kami memutuskan untuk tidak menjalankan Main Event demi menjaga integritas event, sekaligus memberikan kesempatan kepada seluruh surfer undangan untuk melakukan pemanasan di kondisi ombak terbaik yang tersedia,” ujar Harry Mann, Product and Marketing Manager Rip Curl sekaligus Contest Director. Menurutnya, jendela tiga jam tersebut tetap menjadi kesempatan luar biasa untuk melihat kemampuan para surfer. Sementara Official Event Forecaster Swellnet memprediksi Kamis (20/8/2026) menjadi salah satu jendela swell serius berikutnya dengan energi S/SW yang berpotensi menghadirkan ombak kuat dan berkualitas untuk pelaksanaan Main Event. (nw)

Loading Next Post...