Warga bersama aparat mengevakuasi jenazah pria yang ditemukan di saluran irigasi Banjar Wongaya Bendul, Desa Wongaya Gede, Penebel, Tabanan, Senin (18/8/2025). Minimnya fasilitas darurat membuat evakuasi dilakukan menggunakan mobil pribadi Bendesa Adat Wongaya Gede, I Ketut Sucipto.

Bendesa Adat Wongaya Keluhkan Ketiadaan Ambulans Emergency

RedaksiPeristiwaSeputar Bali18/08/2025195 Views

TABANAN, Nikiberitabali.com – Peristiwa tragis terjadi di Desa Adat Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan, Senin (18/8/2025) pagi. Seorang pria berusia 29 tahun asal Banjar Munduk Dawa, Desa Sangketan, ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi yang cukup lebar di wilayah Banjar Wongaya Bendul. Diduga korban yang mengendarai seoeda motor diduga mengalami kecelakaan tunggal terjatuh ke dalam saluran tersebut.

Korban pertama kali ditemukan oleh sejumlah siswa sekolah dasar yang tengah berolahraga pagi di sekitar lokasi. Penemuan itu sontak menggegerkan warga, yang kemudian berusaha memberikan pertolongan dan menghubungi pihak terkait.

Namun, minimnya fasilitas darurat membuat evakuasi korban berlangsung dengan penuh keterbatasan. Bendesa Adat Wongaya Gede, I Ketut Sucipto, yang turun langsung ke lokasi akhirnya menggunakan mobil pribadinya untuk membawa jenazah korban ke rumah sakit.

“Kami tidak bisa menunggu koordinasi ambulans yang berbelit, apalagi ini kasus darurat. Terpaksa saya bawa sendiri dengan mobil pribadi,” ungkap I Ketut Sucipto.

Ia menyayangkan ketiadaan ambulans emergency di desanya. Menurutnya, layanan darurat ini sangat penting mengingat Wongaya Gede kini kerap dikunjungi wisatawan, serta menjadi jalur pendakian menuju Gunung Batukau.

“Bukan hanya untuk warga, tapi juga wisatawan dan para pendaki. Sering ada kejadian darurat di Gunung Batukau, kalau tidak ada ambulans tentu penanganannya sangat lambat,” tambahnya.

Kejadian ini menambah catatan miris soal keterbatasan layanan darurat di pedesaan. Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat dan wisata, ketiadaan ambulans emergency menjadi ironi yang berisiko terhadap keselamatan jiwa. (jk)

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Loading Next Post...