Presiden Praboo

Prabowo Coret Tol Gilimanuk-Mengwi, Ada Unsur Politik?

RedaksiNasional06/03/2025113 Views

Jakarta, Nikiberitabali.comKeputusan Presiden Prabowo Subianto yang mencoret proyek Tol Gilimanuk-Mengwi dari daftar 77 Proyek Strategis Nasional (PSN) 2025-2029memunculkan berbagai spekulasi. Salah satunya, apakah ada faktor politik di balik keputusan ini?

Tol Gilimanuk-Mengwi: Proyek Vital yang Ditinggalkan

Tol ini sebelumnya digadang-gadang sebagai solusi kemacetan parah di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, yang selama ini menjadi akses utama logistik dan pariwisata dari Jawa ke Bali. Dengan tidak masuknya proyek ini dalam daftar PSN terbaru, banyak pihak mempertanyakan apakah proyek ini benar-benar akan dilanjutkan atau justru batal total.

Pemerintah pusat, dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029, menekankan prioritas pembangunan di sektor kemiskinan, SDM, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Namun, absennya proyek tol ini tetap menimbulkan tanda tanya besar, mengingat Bali adalah salah satu destinasi utama pariwisata nasionalyang membutuhkan infrastruktur lebih baik.

Faktor Politik: Bali dan Pemerintah Pusat Tidak Sejalan?

Sejumlah analis politik berspekulasi bahwa pencoretan ini bukan hanya soal prioritas ekonomi, tetapi juga bisa terkait dinamika politik Bali yang selama ini cenderung tidak sejalan dengan pemerintah pusat. Dalam beberapa tahun terakhir, suara politik di Bali lebih dominan ke oposisi dalam pemilu, yang berpotensi mempengaruhi alokasi proyek infrastruktur strategis.

Namun, pemerintah belum memberikan klarifikasi apakah alasan pencoretan proyek ini berkaitan dengan faktor politik atau murni pertimbangan teknis dan ekonomi.

[irp)

Masyarakat Bali Menunggu Kepastian

Dengan dinamika yang terjadi, masyarakat Bali kini menunggu sikap resmi pemerintah pusatterkait kelanjutan proyek ini. Jika memang proyek ini tetap berjalan, masyarakat berharap ada transparansi dalam pelaksanaannya. Namun, jika benar-benar dibatalkan, hal ini tentu akan memicu kekecewaan besar, terutama di sektor pariwisata dan transportasi.

Apakah ini murni keputusan ekonomi, atau ada unsur politik di balik pencoretan proyek ini? Jawabannya masih menjadi misteri. (a)

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Loading Next Post...