
Bangli, Nikiberitabali.com – Pada Jumat, 24 Januari 2025, Desa Adat Batur di Kintamani, Bangli, akan melaksanakan upacara palebon (ngaben) untuk Palinggih Dane Jro Gede Batur Kawanan (Alitan), pemimpin spiritual dan adat setempat. Upacara ini merupakan peristiwa langka dan sakral yang terakhir kali dilaksanakan sekitar tahun 1957 atau 1958.
Rangkaian Upacara:
• 9 Januari 2025: Dimulai dengan Netegang Karya, termasuk nanceb rompok, ngawit ngrancang bade, dan piuning upacara.
• 14 Januari 2025 (Purnama Kapitu): Dilaksanakan upacara ngulapin, ngening, nunas tirta, dan nyiramang layon.
• 18 Januari 2025: Upacara ngadegang tetukon.
• 21 Januari 2025: Prosesi munggah palebon, ngaskara, dan metik.
• 23 Januari 2025: Upacara meras dan ngentos panglilitan.
• 24 Januari 2025: Puncak upacara palebon, termasuk mlaspas bade, tedun layon, dan ngeseng layon. Bade akan diarak sejauh 1,5 km dari Jaba Pura Ulun Danu Batur ke Tunon (Genah Pangesengan Jero Gede Batur).
Dalam upacara ini, digunakan bade (menara jenazah) tumpang sembilan dengan patulangan kaang (ikan) berbusana serba putih. Penggunaan bade tumpang sembilan merupakan anugerah dari Dalem Waturenggong pada era Jero Gede Batur pertama, menandakan status dan penghormatan tinggi.
Sehubungan dengan upacara ini, Pura Ulun Danu Batur ditutup sementara untuk umum karena Desa Adat Batur berada dalam masa cuntaka desa. Penutupan berlangsung hingga upacara palebon selesai. Umat Hindu yang ingin bersembahyang diharapkan maklum dan dapat melaksanakan persembahyangan di pura desa atau merajan masing-masing.
Masyarakat dan umat Hindu diundang untuk berpartisipasi dalam upacara ini, baik melalui tenaga, kesenian, maupun bentuk dukungan lainnya. Bagi yang berminat, dapat menghubungi Kasinoman Desa Adat Batur/Pura Ulun Danu Batur di nomor telepon (0366) 51477 untuk koordinasi lebih lanjut.
Upacara palebon ini tidak hanya menjadi momen penting bagi Desa Adat Batur, tetapi juga bagi pelestarian tradisi dan budaya Bali secara keseluruhan. (jk)